Blogroll

Monday, April 22, 2013

Pengertian dan contoh catatan kaki dalam penulisan karya tulis

Pengertian dan contoh catatan kaki dalam penulisan karya tulis

Tapi apakah anda sudah mengenal apa itu catatan kaki dan bagaimana contohnya? Mungkin sebagian dari anda sudah mengenal catatan kaki itu apa dan hendak mencari berbagai contohnya untuk lebih meyakinkan dalam penulisan maka dari itu anda menuju ke artikel pengertian dan contoh catatan kaki.
Untuk anda yang mencari pengertian dan contoh catatan kaki, maksudnya penjelasan catatan kaki dan juga contohnya dalam materi atau pendidikan bahasa indonesia ini, anda bisa langsung menyimak tulisan-tulisan berikut ini.
Pengertian dan contoh catatan kaki lengkap dan jelas
Pengertian Catatan Kaki
Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran akhir bab sebuah karangan ilmiah. Catatan kaki berfungsi untuk memberikan keterangan dan komentar, serta menjelaskan mengenai sumber kutipan atau pedoman penyususanaan daftar bacaan.
Cara Penulisan Catatan Kaki
Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
2.       Catatan kaki diketik berspasi satu.
3.       Diberi nomor.
Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
4.       Catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
5.       Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
6.       Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
7.       Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
8.       Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
9.       Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
10.   Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.
 Contoh Catatan Kaki
………………………………………………………
1) Muhammad hasan Akbar, Membaca Puisi, Taman Ismail Marzuki, 30-31 Januari 1980.
2) Kompas, 25 Mei 1981.

…………………………………………………
2 Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar (Jakarta: Depdikbud, 1988), hal. 18.
3 Nurhadi, Membaca Cepat dan Efektif (Bandung: Sinar Baru, 1986), hal. 25
4 Ibid., hal. 15
5 Ratna Wilis Dahar, op.cit., hal. 17

Tuesday, January 29, 2013

MIKROPROSESOR


JUMAT, 23 NOVEMBER 2012
Ringkasan Materi Percobaan 3
Mikrokontroler MCS-51
Sebuah mikroprosesor yang digabungkan dengan input-output (I/O) dan memori ( RAM/ROM ) akan membentuk sebuah system mikrokomputer. Sejarah singkatnya Tahun 1976 intel meluncurkan mikrokontroler pertama disebut seri MCS-48 yang berisi lebih dari 17.000 transistor yang hingga saat ini digunakan untuk aplikasi khusus. Seiring perkembangan jaman yang sangat pesat lahir kembali seperti seri MCS-51, 68HC11, mikrokontroller PIC, Fujitsu dan sebagainya.
  • Jenis Mikroprosesor :
1.     Mikroprosesor RISC ( Reduced Instruction Set of computing ) Dan CISC ( Complex Instruction Set Of Computer ) jenis ini yang digunakan untuk pengolahan informasi dengan perangkat lunak yang rumit digunakan kebanyakan PC.
2.     Pengolahan Sinyal Digital
3.     Mikrokontroler, adalah mikroprosesor yang dikhususkan untuk instrumentasi atau kendali, contoh penggunaannya seperti penggerak motor berperan seperti PLC ( Programmable Logic Controller )
  • Mikrokontroler adalah suatu chip yang dibuat dengan cirri khasnya, umumnya adalah :
1.     Memiliki memory yang lebih sedikit.
2.     Memiliki Unit I/O langsung
3.     Program atau perangkat lunaknya relative sederhana.
4.     Pemroses Bit ketimbang Byte
5.     Beberapa varian memiliki memory yang tak bias hilang bila catu daya padam didalamnya untuk menyimpang suatu program.
  • Karakteristik Mikrokontroler Sbb :
1.    Memiliki program khusus yang disimpan dalam memory dalam aplikasi tertentu
2.    Konsumsi daya kecil
3.    Rangkaian sederhana dan kompak
4.    Murah, karena komponen yang digunakan sedikit
5.    Unit I/O yang sederhana misal keypad, lcd, led, latch
6.    Lebih tahan lama dalam kondisi ekstreem, misal temperature, tekanan, kelembaban dan sebagianya.
  
.     Perintah Dasar Mikrokontroler MCS-51
Perintah dasar yang biasa digunakan pada uController MCS-51 adalah sebagai berikut:

1.    clr (clear)
format :    clr a
(mereset atau memberi nilai 00h pada akumulator)
clr rx
(mereset atau memberi nilai 00h pada register x)
Contoh: clr r0
clr py
(mereset atau memberi nilai 00h pada port y)
Contoh: clr p1
clr
(mereset atau memberi nilai 00h pada alamat tertentu)
Contoh: clr 4ah

2.    Mov
format :    mov a, px
(menyalin isi data pada port x ke dalam akumulator)
Contoh: mov a, p3
mov px, # (menyalin suatu nilai 8-bit ke port x)
Contoh: mov p0, #0feh
mov px, ry
(menyalin isi data yang nilainya terdapat pada register y ke dalam port x)
Contoh: mov p3, r5
3.    setb (set bit)
format :    setb px.y
(menset atau memberikan logika 1 pada port x.y)
Contoh: setb p1.0

4.    Call
Call terbagi menjadi dua format yaitu acall (absolute call) dan lcall (long call), perbedaannya hanya pada kemampuan jauh dekatnya pemanggilan subrutin. Seandainya penggunaan acall hanya mampu memanggil sampai alamat 100h maka untuk lcall dapat lebih dari itu, namun juga untuk penggunaan lcall membutuhkan memori dan siklus mesin yang lebih banyak.
Saat perintah call dijalankan, isi register PC (Program Counter) akan disimpan ke dalam stack dan digantikan dengan alamat subrutin yang dipanggil. Saat subrutin berakhir dengan ditandai perintah ret (return) register PC akan diisi kembali oleh isi dari stack, dan mikrokontroler akan menjalankan perintah di bawah baris perintah call tadi.
Format :    acall  (perintah untuk memanggil program pada subrutin)
Contoh: acall cinta
                 lcall  (perintah untuk memanggil program pada subrutin)
Contoh: lcall computer

Cat.:    Penggunaan subrutin sebaiknya menggunakan kata, untuk kata-katanya sesuka pemrogram boleh menggunakan nama sendiri, nama kota
ataupun nama-nama lainnya.

5.    jmp (jump)
Jmp juga terbagi menjadi dua format yaitu sjmp (short jump) dan ljmp (long jump), untuk pengunaannya sama seperti format call pada penjelasan di atas, hanya saja jump merupakan lompatan sederhana yang tidak dapat mengembalikan nilai register PC seperti perintah call.
Format :     sjmp
(lompat atau jalankan langsung program yang berada pada label suatu subprogram)
Contoh: sjmp kamu
sjmp
(lompat atau jalankan langsung program yang berada pada suatu alamat memori)
Contoh: ljmp 100h

6.    djnz (decrement and jump if not zero)
format :    djnz rx,
(kurangi nilai isi data pada register x dan bila nilainya belum mencapai 0 maka akan
dilakukan lompatan ke label subprogram)
Contoh: djnz r7, gaul
(kurangi nilai isi data pada register R7 dan bila nilainya belum mencapai 0 maka
dilakukan lompatan ke subprogram dengan label gaul)

7.    jnb (jump if not bit set)
format :    jnb px.y,
(lompat ke label subprogram bila nilai port x.y berlogika LOW atau mempunyai nilai 0)
Contoh: jnb p1.0, go
Cat :    jnb hanya bisa dijalankan dengan operand yang berkapasitas 1 bit.

8.    cjne (compare and jump if not equal)
format :     cjne a, xyz,
(bandingkan apakah nilai akumulator sama dengan nilai xyz, bila nilainya tidak sama
maka lompat ke label subprogram)
Contoh: cjne a, #0fh, keren
cjne rv, xyz,
(bandingkan apakah nilai register v sama dengan nilai xyz, bila nilainya tidak sama maka lompat ke label subprogram)
Contoh: cjne r1, #0ach, ganteng

9.    rr (rotate right)
       rl (rotate left)
format :    rr a
(geser ke kanan 1 bit pada isi akumulator)
                rl  a
(geser ke kiri 1 bit pada isi akumulator)
rr rx
(geser ke kanan 1 bit pada isi register x)
rl rx
(geser ke kiri 1 bit pada isi register x)

10.    inc (increment)
                         dec (decrement)

format :    inc a
(menambahkan nilai 1 bit pada akumulator)
                  dec a
 (mengurangi nilai 1 bit pada akumulator)
                    inc rx
(menambahkan nilai 1 bit pada register x)
 dec rx
(mengurangkan nilai 1 bit pada register x)

Catatan : untuk perintah yang menggunakan decrement, increment, rotate, compare hanya dapat dilakukan oleh akumulator maupun register saja. Bila nilai pada suatu port ingin dilakukan perintah diatas maka port tersebut wajib disalin terlebih dahulu kedalam akumulator atau register dengan menggunakan perintah mov.

  • Format Penulisan Standar bahasa assembly MCS-51 ( Pada M-IDE51 )
$mod51
Org 0h
;
-       Main Program –
;
end
  • Untuk Keterangannya :
-       $mod51
Instruksi ini digunakan untuk agar simulator dapat mengidentifikasi program yang dibuat dalam bahasa assembler.
-       Org 0h
Mempunyai fungsi untuk menulis program dialamat 0 hexa pada register mikrokontoroler
-       Main Program
Berisi program utama
-       End
Untuk mengakhiri program

Sumber http://dickysmk3.blogspot.com/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review